Laporan vlan packet tracer

Nama: Rahmat HIdayatuloh

VLAN (Packet Tracer)

Tanggal  : 27 September  2010
Kelas: 3 TKJ

guru :   Bpk. Rudi

Bu Netty

No. Absen  : 27

SMKN 1 CIMAHI

I. TUJUAN

  • Siswa dapat mengetahui dan memahami konsep VLAN
  • Siswa dapat membuat topologi implementasi dan dapat mengkonfigurasinya
  • Siswa dapat menguji hasil dari konfigurasi VLAN
  • Memenuhi salah satu tugas Mata Pelajaran Diagnosa WAN

II. PENDAHULUAN

VLAN (Virtual Local Area Network) merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation.

Teknologi VLAN (Virtual Local Area Network) bekerja dengan cara melakukan pembagian network secara logika ke dalam beberapa subnet. VLAN adalah kelompok device dalam sebuah LAN yang dikonfigurasi (menggunakan software manajemen) sehingga mereka dapat saling berkomunikasi asalkan dihubungkan dengan jaringan yang sama walaupun secara fisikal mereka berada pada segmen LAN yang berbeda. Jadi VLAN dibuat bukan berdasarkan koneksi fisikal namun lebih pada koneksi logikal, yang tentunya lebih fleksibel. Secara logika, VLAN membagi jaringan ke dalam beberapa subnetwork. VLAN mengijinkan banyak subnet dalam jaringan yang menggunakan switch yang sama.

III. ALAT DAN BAHAN

  • 1 unit PC
  • Aplikasi Packet Tracer

IV. LANGKAH KERJA

  1. Buat topologi

2. Buat perencanaan VLAN

PC VLAN PORT
1 V1 Fa 0/1
3 V1 Fa 0/3
2 V2 Fa 0/2
4 V2 Fa 0/4
  • PC 1 dengan IP 192.168.1.8, PC 3 dengan IP 192.168.1.10 merupakan V1
  • PC 2 dengan IP 192.168.1.9, PC 4 dengan IP 192.168.1.11 merupakan V2

Skenario

Pada sebuah industry rumahan terdapat 4 PC. 2 PC di Ruang A dan 2 PC di Ruang B. PC 1 (192.168.1.8) karyawan produksi di Ruang A dapat berkomunikasi dengan PC 3 (192.168.1.10)  karyawan pemasaran di Ruang B, sedangkan PC 2 (192.168.1.9)  karyawan pemasaran di Ruang A dapat bekomunikasi dengan PC 4 (192.168.1.11) karyawan pemasaran di ruang B.

3. Kemudian konfigurasi setiap host, seperti gambar berikut:

  • PC 1

  • PC 2

  • PC 3

  • PC 4

4. Konfigurasi VLAN pada switch sebagai berikut :


V. HASIL KERJA

  1. Setelah konfigurasi VLAN telah selesai, maka lakukan pengujian terhadap koneksi VLAN tersebut.

Uji Koneksi pada PC 1 (192.168.1.8)

Uji Koneksi pada PC 2 (192.168.1.9)

Uji koneksi pada PC 3 (192.168.1.10)



Uji Koneksi pada PC 4 (192.168.1.11)

VI. KESIMPULAN

Dari hasil praktek di atas kita dapat membuat sebuah vlan , dengan melakukan 2 konfigurasi yaitu konfigurasi ip pada pc dan konfigurasi switchport access pada switch. Disini kita membuat segmentasi, switchport access dengan id vlan1 hanya dapat berkomunikasi dengan switchport access vlan1. Jika dengan switchport vlan yang berbeda maka PC tidak dapat berkomunikasi.





Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s